Makan Banyak Menjelang Puasa, Salah atau Benar?

Makan Banyak Menjelang Puasa, Salah atau Benar?

Updated: 01 Jul 2016 | Written By: Pocari Sweat

Banyak orang menjadikan puasa sebagai salah satu metode untuk diet, dengan anggapan bahwa tidak memberikan asupan kepada tubuh selama 13-14 jam dapat membantu menurunkan berat badan. Sebetulnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, hanya saja dengan menjadikan puasa sebagai metode untuk menurunkan berat badan, banyak orang yang cenderung untuk makan lebih banyak saat menjelang puasa.


Coba perhatikan lingkungan di sekitar kita, pasti banyak orang yang memiliki anggapan bahwa tidak apa-apa makan lebih banyak menjelang puasa, karena selesai berpuasa sebulan penuh nanti berat badan pasti akan turun. Anggapan ini sebetulnya tidak tepat, karena dengan makan secara berlebih, apalagi tidak mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi, kesehatan pun jadi terancam.


Saat berpuasa, beban kerja metabolisme tubuh menurun, seperti diistirahatkan, karena tidak adanya asupan apapun bagi tubuh selama sehari penuh. Kalau menjelang berpuasa kita malah makan lebih banyak, bisa bayangkan betapa kagetnya sistem pencernaan kita saat tidak diisi apapun selama belasan jam? Nah, maka dari itu makan lebih banyak saat menjelang puasa tidak dibenarkan. Justru kita harus mengatur atau menyusun kembali pola asupan yang selama ini kurang sehat menjadi lebih sehat saat berpuasa. Selama asupan tubuh cukup, kesehatan pun akan terjaga.


Biasakan juga untuk berhenti makan sebelum kenyang. Kenapa? Karena dengan berhenti makan sebelum kenyang, kita memberikan waktu yang cukup bagi sistem pencernaan kita untuk mengolah makanan yang kita konsumsi sehingga sistem pencernaan kita pun tidak kaget.


Kalau kamu memang hobi makan dan tidak bisa berhenti untuk makan lebih banyak saat menjelang puasa, mungkin kamu bisa mencoba untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan daripada mengonsumsi fast food ataupun gorengan, karena sistem pencernaan kamu juga akan lebih bersih jika kamu mengonsumsi buah-buahan.


Untuk melengkapi konsumsi menjelang puasa, sediakanlah minuman yang mengandung ION seperti Pocari Sweat pada saat sahur. Mengapa harus ION? karena ibarat kaktus yang mampu menyimpang cairan dalam tubuh, ION akan membantu cairan bertahan di dalam tubuh. Komposisinya yang mirip dengan cairan tubuh membuat Pocari Sweat lebih mudah diserap oleh tubuh dan lebih cepat menggantikan cairan tubuh yang hilang dibanding air biasa. Alhasil, tubuh kamu tetap terhidrasi dengan baik dan metabolisme kamu tetap lancar.
Jadi, sekarang sudah tidak salah kaprah lagi mengenai pola makan menjelang puasa, kan?