Konsumsi ION saat Sahur Membuat Tidak Cepat Haus saat Puasa!

Konsumsi ION saat Sahur Membuat Tidak Cepat Haus saat Puasa!

Updated: 15 May 2018 | Written By: Pocari Sweat

Puasa Ramadhan adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Puasa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti membantu mengistirahatkan kerja saluran pencernaan terutama di kerongkongan, lambung, dan usus. Sehingga kamu harus mempersiapkan ibadah puasa dengan baik, agar puasa selama bulan Ramadhan bisa berjalan dengan lancar.

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Sedangkan tubuh akan terus bekerja seperti biasanya. Karena itulah sahur memiliki peranan yang penting dalam mempersiapkan kamu untuk berpuasa dengan memberikan cadangan nutrisi dan hidrasi yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut adalah tips dan kiat sahur agar lancar dalam berpuasa:

Selain makanan, minuman juga harus diperhatikan untuk kelancaran puasa

Masih banyak yang beranggapan bahwa untuk menjalakan ibadah puasa, pola dan menu makanan harus diatur sedemikian rupa agar seseorang bisa berpuasa dengan lancar. Padahal minuman juga penting untuk diperhatikan karena selama berpuasa tubuh akan kehilangan cairan yang dibutuhkan untuk bisa beraktivitas yang dapat berakibat dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi dimana jumlah asupan cairan tubuh yang masuk lebih sedikit dibandingkan yang keluar. Inilah yang mengakibatkan ngantuk, sulit konsentrasi, dan cepat merasa lemas saat berpuasa.

Pilih minuman yang tepat saat sahur

Sebisa mungkin, hindari minuman yang bersifat diuretik seperti teh atau kopi karena jenis minuman ini mempercepat pengeluaran cairan dari dalam tubuh. Kamu akan menjadi lebih sering buang air kecil, sehingga rentan mengalami dehidrasi dan cepat merasa haus. 

Berbeda halnya dengan Pocari Sweat, kandungan ION yang terkandung di dalamnya mengikat cairan hingga membuatnya bertahan lebih lama dalam tubuh dan proses pengeluaran cairan berkurang. Hal ini merujuk pada penelitian Chang CQ, pada tahun 2010 yang membandingkan Pocari Sweat dengan air biasa dan teh. Setelah 3 jam usai mengonsumsi ketiga jenis minuman tersebut, Pocari Sweat terbukti masih bertahan di dalam tubuh sampai ±80% sedangkan jika minum air biasa dan teh hanya bertahan ±60%.

Komposisi POCARI SWEAT yang menyerupai cairan tubuh dapat dengan mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, ION juga dapat mengikat cairan tubuh dan menyimpannya lebih lama sehingga kamu tidak mudah merasa haus.Yuk, jangan lupa mengonsumsi POCARI SWEAT selama sahur!

Sumber : Chang CQ, et.al. Effects of carbohydrate-electrolyte beverage on blood viscosity after dehydration in healthy adults. Chinese Medical Journal123: 3220-3225, 2010.